Wali Kota Pastikan Penimbun BBM Akan Ditindak Tegas
Pemerintah Kota Pontianak bersama aparat kepolisian dan Pertamina memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Pontianak tetap aman selama Ramadan.
Aparat juga menegaskan akan menindak tegas pihak yang mencoba menimbun BBM.
Wali Kota Pontianak bersama Kapolresta Pontianak, Dandim, serta manajemen Pertamina Kalimantan Barat melakukan pemantauan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pada Rabu siang. Pemantauan dilakukan di SPBU Parit Haji Husein II dan SPBU Imam Bonjol untuk memastikan distribusi BBM berjalan normal di tengah meningkatnya konsumsi masyarakat selama Ramadan.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan bahwa secara umum operasional SPBU di Kota Pontianak berjalan lancar dan stok BBM tersedia. Antrean yang sempat terjadi disebut lebih disebabkan oleh meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri, serta adanya isu kelangkaan BBM yang tidak benar (hoax).
Sementara itu, Kapolresta Pontianak, Kombes Pol. Endang Tri Purwanto, memastikan pihaknya akan menindak tegas apabila ditemukan praktik penimbun BBM di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. Endang menambahkan, selain pengawasan terhadap masyarakat, aparat juga melakukan pengawasan terhadap SPBU. Jika ditemukan pelanggaran, Pertamina sebagai pembina akan memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Lebih jauh, masyarakat diimbau agar tidak terpancing melakukan panic buying karena distribusi BBM tetap berjalan normal. Pertamina juga memastikan distribusi BBM ke Pontianak, yang dikirim dari Depot Tanjung Uban, Kepulauan Riau, berjalan rutin setiap dua hingga tiga hari, sehingga ketersediaan BBM dipastikan aman hingga periode Lebaran.