Warga Pontianak Kota Sampaikan Aspirasi Berbagai Persoalan
Warga Kecamatan Pontianak Kota menyampaikan aspirasi terkait infrastruktur, persoalan banjir, serta pelestarian kesenian tradisional musik tanjidor yang kini terancam punah di wilayah tersebut.
Persoalan mendesak ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah melalui dinas terkait.
Warga Jalan Paralel Sungai Jawi, Gang Nur Cahaya, dan warga Danau Sentarum, Kecamatan Pontianak Kota, tampak antusias mengikuti kegiatan reses DPRD Kota Pontianak.
Kegiatan yang dihadiri oleh warga dan tokoh agama ini merupakan tugas konstitusi sekaligus bagian tak terpisahkan dari peran legislator dalam menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
Dalam dialog yang berlangsung hangat, berbagai keluhan disampaikan, terutama menyangkut infrastruktur drainase yang menjadi penyebab banjir di pemukiman warga.
Selain itu, warga juga menaruh perhatian besar pada nasib kesenian musik tradisional tanjidor yang semakin jarang dimainkan dan terancam hilang jika tidak mendapat pembinaan serius.
Menanggapi aspirasi tersebut, Anggota DPRD Kota Pontianak, Edi Zaidar, memastikan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait dalam waktu satu atau dua hari ke depan.
Dirinya menyoroti beberapa kebutuhan mendesak seperti perbaikan saluran drainase, jalan lingkungan, jembatan yang terlalu sempit, hingga masalah penerangan jalan umum dan pengembangan UMKM.
Kegiatan reses ini diharapkan mampu menjembatani kebutuhan warga dengan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
Melalui sinergi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat, diharapkan persoalan di wilayah Pontianak Kota dapat segera teratasi demi kemajuan kota yang lebih baik. (END)