Warga Siantan Hilir Mengeluh Bising PLTD dan SUTET PLN, Minta Relokasi Pemkot dan PLN
Seorang warga Gang Teluk Sahang 2, Jalan Budi Utomo, Kecamatan Pontianak Utara, mengeluhkan kondisi tempat tinggalnya yang berada tepat di sebelah PLTD Siantan dan tower SUTET PLN.
Warga tersebut meminta Pemerintah Kota Pontianak serta PLN untuk segera melakukan relokasi akibat dampak kebisingan mesin serta gangguan kesehatan yang dialaminya.
Kondisi kesehatan Mohammad Salih, warga RT 001/RW 003, Kelurahan Siantan Hilir, Pontianak Utara, ini kian memprihatinkan.
Rumah pria berusia 56 tahun tersebut berada tepat berbatasan dengan bangunan PLTD Siantan PLN serta diapit oleh tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi atau SUTET 001.
Salih mengaku telah menempati lahan tersebut sejak tahun 1992, sebelum PLTD mulai beroperasi pada tahun 1995. Namun kini, dampak suara bising mesin PLTD yang bergetar saban hari serta paparan radiasi SUTET membuat kondisi kesahatannya menurun drastis.
Ia kerap mengalami nyeri badan, penglihatan kabur, hingga rasa sempoyongan, sehingga tidak lagi mampu bekerja sebagai sopir truk sejak satu tahun terakhir.
Meski telah menyampaikan aduan resmi ke Pemerintah Kota Pontianak sejak empat bulan lalu, hingga saat ini belum ada tanggapan nyata yang diterima.
Salih berharap pihak PLN dan Pemkot Pontianak dapat segera mengambil langkah bantuan dengan merelokasi tempat tinggalnya ke lokasi yang lebih aman dan nyaman bagi kesehatan keluarganya.
Jika bertahan lebih lama di rumah tersebut, ia khawatir dampak kesehatan yang sama kelak turut dirasakan oleh anak-anaknya.