Bersinergi Bersama Warga, PT NJP Terjunkan Tim dan Alat Berat Atasi Karhutla di Desa Madu Sari
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di lahan milik warga Dusun Karya Makmur, Desa Madu Sari, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, sejak sebulan terakhir semakin mendekati areal konsesi milik PT Nusa Jaya Perkasa (PT NJP).
Guna mencegah kobaran api merambat ke areal perkebunan seluas 1.800 hektare tersebut, pihak PT NJP membentuk tim khusus pemadam kebakaran dengan melibatkan partisipasi warga serta karyawan perusahaan.
Langkah pencegahan ini didukung dengan pengerahan alat berat untuk membuat kanalisasi baru, pembuatan embung, penggunaan drone pemantau titik api, serta penyiagaan sarana pemadam standar di lapangan.
Senin siang, pihak PT NJP mengaku telah konsisten berpartisipasi aktif membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam menanggulangi karhutla, termasuk program sosialisasi Desa Mandiri Peduli Api sejak Juli lalu.
Tim pemadam internal perusahaan perkebunan sawit ini dikatakan telah bekerja keras di berbagai titik lokasi kebakaran selama lebih dari dua bulan.
PT NJP juga menegaskan titik kebakaran yang ditangani ini berada di area milik masyarakat dan belum menyentuh areal tanaman konsesi perusahaan.
Estate Manager PT Nusa Jaya Perkasa, Hidayatullah, mengatakan peralatan yang digunakan PT NJP untuk memadamkan karhutla ini mencakup water tank, pembuatan sekat-sekat kanal, embung, ekskavator, hingga drone pemantau karhutla.
Kepala Dusun Karya Makmur, Fatwatul Nasib, mengapresiasi bantuan dan peran aktif pihak perusahaan yang ikut memadamkan kebakaran lahan di wilayahnya. Kadus turut menegaskan lahan yang terbakar seluas 7 hingga 9 hektare tersebut merupakan milik almarhum Haji Dullah, warga setempat.
PT NJP, perusahaan yang mengelola lahan seluas 1.800 hektare ini, berkomitmen aktif membantu pemerintah daerah dalam menanggulangi karhutla, baik dari sisi pencegahan maupun pemadaman langsung di lapangan.