Dewan Kalbar Soroti Marak Lakalantas Melibatkan Kendaraan Besar
Maraknya insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan besar di sejumlah titik rawan di Kota Pontianak menjadi sorotan serius DPRD Kalimantan Barat.
Kondisi ini memicu kekhawatiran mendalam di tengah masyarakat terhadap jaminan keselamatan saat melintasi jalan raya.
Beberapa insiden kecelakaan di Kota Pontianak belakangan ini kerap terjadi di ruas jalan padat, seperti kawasan Siantan, Jalan Tanjungpura, serta jalur utama lainnya.
Kecelakaan yang melibatkan kendaraan besar dinilai berisiko tinggi karena sering menimbulkan dampak fatal hingga memakan korban jiwa.
Situasi ini membuat masyarakat semakin resah, terutama saat harus berbagi jalur dengan kendaraan berat di jantung perkotaan.
Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Zulfydar Zaidar Mochtar, menyebut bahwa kendaraan besar memang menjadi salah satu faktor kekhawatiran utama warga saat ini.
Menurut Zulfydar, sejumlah kejadian tragis bahkan telah menelan korban jiwa. Ia meminta para pengemudi kendaraan besar untuk lebih mampu mengendalikan diri, menjaga laju kendaraan, dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara demi keselamatan bersama di jalan raya.
Zulfydar menambahkan bahwa rencana pembangunan Jembatan Kapuas 3 diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurai kepadatan lalu lintas.
Jika program infrastruktur tersebut terealisasi, beban kendaraan berat di jalur utama akan berkurang signifikan sehingga risiko kecelakaan dapat ditekan.
Sambil menunggu realisasi program tersebut, DPRD Kalbar mengimbau seluruh pengemudi untuk lebih disiplin dan mematuhi aturan lalu lintas.
Upaya kolektif ini diharapkan mampu menurunkan angka kecelakaan serta meningkatkan rasa aman bagi seluruh pengguna jalan di Kota Pontianak. (END)