Dewan Utara Soroti Kekurangan SMP dan Pembenahan Taman Parit Nanas
Menyongsong usia Kota Pontianak yang ke-225 tahun, jajaran DPRD Kota Pontianak menyoroti dua persoalan krusial yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah kota, yakni masih kurangnya jumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri serta kondisi fasilitas publik yang belum optimal, salah satunya Taman Parit Nanas.
Kekurangan SMP Negeri di berbagai wilayah dinilai menjadi kendala serius dalam memenuhi pemerataan akses layanan pendidikan dasar bagi masyarakat.
Sementara itu, kondisi Taman Parit Nanas saat ini dinilai terkesan suram, kurang terawat, dan memprihatinkan, sehingga membutuhkan pembenahan menyeluruh baik dari segi fasilitas maupun penataan kawasan.
Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kota Pontianak dari Dapil Pontianak Utara, Samsudin, mengharapkan Pemerintah Kota Pontianak segera mengambil langkah konkret.
Langkah nyata ini diperlukan untuk memperluas akses pemerataan pendidikan sekaligus menghidupkan kembali fungsi taman kota sebagai ruang publik yang aman, nyaman, dan menarik bagi warga.
Melalui pembenahan infrastruktur pendidikan dan fasilitas publik tersebut, legislator dari Partai Golkar ini berharap kualitas pelayanan serta kenyamanan hidup masyarakat di Kota Pontianak dapat semakin meningkat dari waktu ke waktu.