Hadapi Bonus Demografi Pemuda Didorong Sertifikasi Kemampuan
Pemuda di Kalimantan Barat didorong untuk bersiap menyongsong bonus demografi guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Demi menghadapi tantangan besar ini, mereka diajak untuk melakukan sertifikasi diri sesuai dengan bidang kemampuan dan profesi masing-masing agar memiliki daya saing yang kuat.
Menyongsong era bonus demografi, para generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam pertumbuhan ekonomi, kesehatan, maupun pendidikan saja.
Mereka dituntut untuk mampu mengelola potensi daerah serta membuka peluang lapangan kerja dan industri baru yang inovatif di Kalimantan Barat.
Dalam sebuah dialog kepemudaan yang digelar baru-baru ini, perwakilan organisasi kemahasiswaan turut menyoroti sejumlah isu nasional yang tengah hangat.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah wacana perpindahan instansi kepolisian di bawah kementerian atau tetap berada langsung di bawah komando Presiden, yang dinilai akan berdampak pada stabilitas nasional.
Pemerintah mengingatkan bahwa jika momentum ini tidak diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, maka peluang bonus demografi tersebut justru dapat berbalik menjadi bencana demografi.
Hal ini berisiko meningkatkan angka pengangguran secara tajam dan menciptakan beban tanggungan usia non-produktif yang sangat tinggi.
Melalui sertifikasi kompetensi, pemuda diharapkan mampu menjawab kebutuhan pasar kerja global maupun lokal.
Sinergi antara pendidikan formal dan pengakuan keahlian melalui sertifikasi menjadi kunci utama agar Kalimantan Barat siap menjadi pemain utama dalam pembangunan ekonomi nasional di masa depan. (END)