Hadapi Disrupsi Digital, KPID dan IJTI Kalbar Perkuat Kolaborasi Penyiaran
Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Barat berkunjung ke Sekretariat Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Kalbar di Jalan Sutan Syahrir, Kota Pontianak, Kamis siang.
Kunjungan KPID membahas sejumlah persoalan, seperti perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi informasi.
Masa depan lembaga penyiaran di Kalimantan Barat tak hanya ditentukan oleh perkembangan teknologi. Perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi informasi juga memaksa media televisi dan para jurnalisnya mencari cara baru agar tetap relevan.
Persoalan itu menjadi salah satu topik yang mengemuka ketika KPID Kalimantan Barat berkunjung ke Sekretariat IJTI Pengda Kalbar di Kota Pontianak, Kamis, 13 Agustus 2026.
Rombongan KPID Kalbar dipimpin Ketua Ramdan, didampingi Wakil Ketua Teresa Rante, serta sejumlah komisioner. Mereka diterima Ketua IJTI Pengda Kalbar, Yuniardi, bersama sejumlah anggota.
Pertemuan berlangsung dalam suasana santai, namun pembicaraan yang muncul menyentuh persoalan yang cukup serius, yakni bagaimana lembaga penyiaran bertahan dan berkembang di tengah derasnya arus informasi digital.
IJTI Kalbar menjadi salah satu wadah bagi jurnalis televisi dari berbagai media mainstream, baik televisi lokal maupun nasional yang beroperasi di Kalimantan Barat.
KPID Kalbar juga mengapresiasi berbagai kegiatan yang selama ini dilakukan IJTI Kalbar. Organisasi tersebut dinilai aktif menggelar kegiatan positif, terutama yang berkaitan dengan penguatan kapasitas jurnalis dan penyampaian informasi kepada publik.