HUT ke-7 IJTI Kalbar: Seminar Peran Jurnalis Era Digital Soroti Tantangan Teknologi AI
PONTV.ID – Memperingati ulang tahun ke-7 IJTI Pengda Kalimantan Barat dan HUT ke-28 IJTI Pusat, Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI) Kalbar menggelar seminar edukatif bertema “Peran Jurnalis di Era Digitalisasi” di Pontianak, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan yang dihadiri oleh peserta dari kalangan pelajar dan mahasiswa ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu M. Armand dari unsur IJTI serta Komisioner KPID Kalbar Bidang Pengembangan Kebijakan dan Sistem Penyiaran, Bambang Hermansyah. Salah satu isu krusial yang dibahas adalah tantangan eksistensi jurnalis di tengah pesatnya perkembangan teknologi artificial intelligence (AI).
Selain diskusi publik, acara dirangkaikan dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang Lomba Video Berita tingkat pelajar dan mahasiswa yang telah berlangsung pada 1–31 Agustus 2026.
Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin, mengapresiasi konsistensi IJTI Kalbar dalam mencetak serta membina talenta muda di bidang penyiaran dan jurnalistik media digital.
“Saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-7 untuk IJTI Kalimantan Barat. Semoga ke depan semakin jaya dan maju. Pelibatan generasi muda lewat lomba pembuatan video berita sangat membantu menyiapkan talenta jurnalis masa depan. Sebagai Ketua Dewan, saya siap mendukung kegiatan IJTI kapan pun dan di mana pun,” ungkap Satarudin.
Apresiasi senada disampaikan Ketua KPID Kalimantan Barat, Ramdan. Menurutnya, lembaga penyiaran dan insan pers memegang peran vital sebagai penjaga pintu informasi sekaligus verifikator berita resmi di tengah maraknya arus data digital.
“Kami dari KPID Kalbar sangat mengapresiasi seminar ini. Lembaga penyiaran memiliki tantangan sebagai penjaga gerbang sekaligus verifikator informasi. Berita yang dikeluarkan lembaga penyiaran menjadi rujukan akurat dan edukatif bagi masyarakat di Kota Pontianak dan Kalimantan Barat,” jelas Ramdan.
Sementara itu, Ketua Pengda IJTI Kalbar, Yuniardi, menjelaskan bahwa rangkaian peringatan HUT tahun ini dikemas lebih semarak melalui berbagai kegiatan sosial dan edukasi, mulai dari pembuatan paspor kolektif, lomba video berita, seminar, hingga malam syukuran.
“Meskipun ada bencana di Kalimantan Barat, kami tetap optimis bahwa jurnalisme TV menjadi garda terdepan untuk menyajikan pemberitaan positif demi kemajuan daerah. Lewat lomba video berita, kami ingin menyiapkan generasi muda untuk meneruskan estafet kepemimpinan jurnalisme televisi di masa depan,” pungkas Yuniardi.