Kendala Armada dan TPA Krisis, Sampah Warga Kayan Hilir Sintang Meluap ke Sungai
Rendahnya kesadaran masyarakat membuat Sungai Kayan di Nanga Mau, Kabupaten Sintang, hingga kini masih kerap dijadikan tempat pembuangan sampah oleh warga.
Minimnya fasilitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) serta ketiadaan armada angkut diduga menjadi kendala utama dalam penanganan sampah di tingkat kecamatan.
Camat Kayan Hilir, Seberius Matius Akon, mengaku kewalahan menghadapi persoalan ini akibat tidak adanya TPA yang memadai serta nihilnya kendaraan pengangkut sampah.
Kebiasaan membuang sampah sembarangan ke aliran Sungai Kayan tersebut dinilai sangat berpotensi memicu pendangkalan sungai hingga meningkatkan risiko bencana banjir.
Menanggapi kondisi ini, pihak kecamatan dan warga berharap Pemkab Sintang dapat segera menyediakan infrastruktur TPA serta armada angkut sampah.
Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk menumbuhkan kesadaran mandiri demi menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sungai.