Kualitas Udara Belum Aman, Pemkot Pontianak Pertahankan Kebijakan Sekolah Daring
Pemerintah Kota Pontianak masih mempertahankan kebijakan pembelajaran secara daring guna memproteksi peserta didik dari paparan polutan asap kebakaran lahan.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan aktivitas belajar tetap berjalan dari rumah sembari menunggu kualitas udara kembali aman dan layak untuk pembelajaran tatap muka.
Kondisi udara Kota Pontianak yang belum sehat membuat Dinas Pendidikan diminta memantau ketat pelaksanaan BDR di sekolah-sekolah.
Guna menaklukkan titik api dan mengurangi asap, pemerintah juga memaksimalkan Operasi Modifikasi Cuaca dengan penyemaian 2 ton garam dari udara serta water bombing oleh tim Satgas darat.
Penanganan karhutla secara masif diharapkan mampu menurunkan hujan dan mengembalikan kualitas udara bersih bagi masyarakat.