KPID dan IJTI Kalbar Apresiasi Potensi Broadcasting Generasi Muda di Lomba Video Berita
FOTO: Proses penjurian Lomba Video Berita Pelajar dan Mahasiswa dalam Rangkaian HUT ke-7 IJTI Kalbar . (Ist.)
Pontianak — Rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pengurus Daerah Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalimantan Barat ke-7 terus bergulir.
Salah satu agenda yang mendapat sambutan antusias dari generasi muda adalah Lomba Video Berita bertemakan “Peran Generasi Muda Melawan Hoaks”.
Lomba ini diikuti oleh peserta dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang berasal dari berbagai sekolah serta perguruan tinggi di Kalimantan Barat.
Kegiatan tersebut dirancang sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengasah kreativitas sekaligus kemampuan dalam memproduksi konten jurnalistik dan broadcasting yang edukatif.
Salah satu juri lomba, Komisioner KPID Kalimantan Barat, Dhea Citra Rahmatika, mengapresiasi tingginya antusiasme serta kualitas karya para peserta.
“Saya melihat keahlian mereka membuat konten patut diacungi jempol dan saya berharap potensi seperti ini dapat terus dikembangkan, terlebih konten yang edukatif,” kata Dhea usai proses penjurian di Aming Coffee Podomoro, Pontianak, pada Rabu pagi, 2 September 2026.
Dhea menilai kemampuan peserta dalam mengemas informasi menjadi konten edukatif sudah tergolong cukup baik.
Meski demikian, ia menambahkan masih perlunya pendalaman dari sisi teknik produksi, penyajian informasi, maupun penguatan nilai jurnalistik agar karya yang dihasilkan semakin matang.
“Kalau untuk kategori pelajar dan mahasiswa kualitasnya sudah baik. Anak-anak yang ikut ini memiliki potensi dan kami berharap dapat terus ditingkatkan ke depannya,” tuturnya.
Menurut Dhea, ruang kreasi seperti ini sangat penting untuk membekali generasi muda agar dapat menyajikan informasi secara menarik, informatif, dan bertanggung jawab di tengah maraknya berita bohong.
Sementara itu, Ketua Panitia HUT IJTI Kalbar, Anwar, menguraikan jalannya proses penilaian yang melibatkan tiga dewan juri ahli di bidang penyiaran.
“Juri ini ada tiga orang. Diketuai bang Armand (Korlip TVRI Kalbar), anggotanya ada Dhea dari KPID Kalbar, dan Yuni Ardi dari IJTI Kalbar. Proses skoring karya kita lakukan hampir memakan waktu seharian tadi, dan alhamdulillah kita sudah punya nama-nama peserta/tim yang nilainya paling tinggi,” jelas Anwar.
Anwar mengungkapkan bahwa antusiasme pendaftar cukup tinggi hingga batas akhir pengiriman karya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang cukup tinggi peminatnya. Diharapkan ke depan akan terus dapat menyedot peserta yang lebih banyak dan semakin banyak masyarakat yang memiliki potensi di dunia broadcasting,” pungkas Anwar.***