Mengenal Tradisi Balala’ : Saat Alam Beristirahat dan Manusia Berhenti Beraktivitas 24 Jam
Suasana hening seketika menyelimuti tiga kabupaten di Kalimantan Barat. Masyarakat adat Dayak Kanayatn kini sedang menjalankan tradisi sakral bernama Balala’ atau Pantang Nagari selama dua puluh empat jam penuh.
Tradisi ini sengaja dilakukan untuk memberi kesempatan bagi alam sekitar untuk beristirahat.
Ritual diawali dengan upacara doa di kawasan Terminal Bus Ngabang, Kabupaten Landak. Selama satu hari penuh, sejak Jumat sore hingga Sabtu sore, semua toko tutup serta segala aktivitas ekonomi dihentikan.
Warga dilarang ribut atau membuat kegaduhan, dilarang menebang pohon, membakar hutan, bahkan dilarang membunuh hewan.
Aksi ini menjadi bentuk puasa adat untuk menjaga harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.
Ketika kampung menjadi sepi dan tenang, tradisi turun-temurun ini tetap lestari di tengah majunya zaman.