Pekan Kuliner Jadi Pembuka Perayaan Cap Go Meh 2577
Rangkaian Festival Cap Go Meh 2577 Kongzili resmi dimulai di Kota Pontianak. Pekan promosi dan kuliner di Jalan Diponegoro ini menjadi pembuka perayaan, yang tahun ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan.
Sebanyak 55 stan kuliner dan produk UMKM memeriahkan pekan promosi dan kuliner di Jalan Diponegoro. Kegiatan ini diresmikan langsung oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Rabu malam. Dalam sambutannya, Edi menegaskan Festival Cap Go Meh bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum untuk menunjukkan wajah toleransi dan harmoni di Kota Pontianak.
Menurutnya, perayaan Imlek dan Cap Go Meh yang beriringan dengan Ramadan menjadi sinyal bahwa Pontianak adalah kota yang ramah bagi siapa pun untuk berkreasi dan berkarya. Seluruh rangkaian kegiatan pun disesuaikan dengan semangat saling menghormati, khususnya terhadap umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa dan tarawih.
Festival yang berlangsung hingga 3 Maret 2026 ini diyakini mampu menggerakkan sektor UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Edi memastikan Pemerintah Kota bersama DPRD berkomitmen menjaga kenyamanan kota, baik bagi warga maupun tamu yang berkunjung.
Sementara itu, Ketua Panitia Festival, Hendri Pangestu Lim, menyebut agenda selanjutnya adalah prosesi “Buka Mata” pada 1 Maret mendatang. Sebanyak 49 naga akan menjalani ritual di Klenteng Kwang Tie Bio sebelum dilanjutkan arakan Naga Bersinar pada 3 Maret malam.
Arakan dimulai pukul 21.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) setelah salat tarawih, dengan rute dari depan Hotel Avara hingga Jalan Budi Karya dan panggung utama di depan Hotel Harris. Rute dibuat lebih pendek agar kegiatan selesai sebelum waktu sahur. Festival Cap Go Meh kembali menjadi ruang pertemuan budaya dan penggerak ekonomi di Kota Pontianak, sekaligus memperkuat citra kota yang toleran dan harmonis. Panitia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelancaran dan ketertiban festival. (END)