Pemkab Pantau Harga dan Stok Sembako di Pasar Ngabang
Pemirsa, Pemerintah Kabupaten Landak bersama Badan Pangan Nasional melakukan pemantauan langsung terhadap harga dan stok bahan pokok di Pasar Rakyat Ngabang.
Sidak yang dipimpin oleh Wakil Bupati Landak, Erani, ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan pangan dan menjaga stabilitas harga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Wakil Bupati Landak, Erani, memimpin langsung kegiatan uji petik lapangan reviu penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) bersama tim Badan Pangan Nasional di Pasar Rakyat Ngabang, Kamis pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini bertujuan memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.
Kegiatan ini merupakan bagian dari penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah berupa bantuan beras dan minyak goreng, serta pengawasan harga dan keamanan mutu pangan di pasar. Sidak tersebut juga dihadiri oleh Kepala TU Inspektorat Badan Pangan Nasional, Murni; Kabid Perdagangan Diskumindag Landak, Wensislaus Joko; Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kalbar, Rasiwan; serta tim Satgas Pangan Kabupaten Landak.
Dalam sidak tersebut, Wakil Bupati dan rombongan memantau langsung harga berbagai komoditas, termasuk beras, cabai, bawang, telur, daging, hingga ikan. Berdasarkan hasil pemantauan, sebagian besar stok bahan pokok di Pasar Rakyat Ngabang masih tersedia dan harga relatif stabil, meski beberapa komoditas mengalami kenaikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan operasi pasar hari ini. Tujuan utama kami adalah memastikan harga komoditas menjelang hari raya besar nasional tetap stabil dan ketersediaan barang di pasar cukup untuk masyarakat,” ujar Erani.
Sementara itu, Perum Bulog Kalimantan Barat memastikan stok cadangan pangan di wilayah Kalbar dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri. Pihak Bulog menyebutkan tersedia 9.800 ton beras yang tersebar di seluruh kabupaten. Jumlah ini dinilai sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga hari raya.
Namun, hasil pemantauan tim Badan Pangan Nasional menunjukkan beberapa komoditas strategis masih dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Hal tersebut diduga disebabkan oleh biaya distribusi dan transportasi, karena pasokan barang didatangkan dari Pasar Induk Flamboyan di Pontianak.
“Beberapa komoditas seperti daging sapi, cabai, dan bawang masih di atas HET. Namun, hal ini masih dalam batas wajar karena ada biaya distribusi dari pasar induk. Ke depan, kami akan terus melakukan pemantauan agar harga tetap terkendali menjelang hari raya,” pungkas tim pemantau.
Pemerintah Kabupaten Landak bersama tim Satgas Pangan dan Badan Pangan Nasional akan terus melakukan pemantauan pasar untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga dan harga bahan pokok stabil sepanjang Ramadan hingga Idulfitri.