Pemkot Pontianak Optimalisasi Waduk Penepat Atasi Intrusi Air Laut Sungai Kapuas
Meningkatnya kadar garam di Sungai Kapuas akibat intrusi air laut kembali mengancam ketersediaan air baku di Kota Pontianak.
Guna menjaga kelancaran produksi air bersih, Wali Kota Pontianak meninjau langsung Waduk Penepat di Kabupaten Kubu Raya sebagai sumber air cadangan utama.
Waduk Penepat menjadi tumpuan Perumda Tirta Khatulistiwa ketika kualitas air Sungai Kapuas menurun. Waduk ini terhubung dengan IPA Imam Bonjol melalui pipa sepanjang 30 kilometer.
Meski ditargetkan memasok 1.000 liter per detik, saat ini distribusi baru mencapai 200 liter per detik karena tahap perbaikan infrastruktur oleh BWS Kalimantan 1.
Optimalisasi sumber air ini sangat krusial guna memenuhi kebutuhan total air bersih Pontianak sebesar 2.000 liter per detik.