Pencarian Korban Longsor di Cisarua Resmi Dihentikan
Tim SAR Gabungan resmi menghentikan pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu kemarin atau tepat pada hari ke-22.
Penghentian operasi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga yang masih menanti kepastian, di mana salah satu keluarga menyatakan telah mengikhlaskan tiga anggota keluarganya yang hingga kini jasadnya belum diketemukan.
Ai Neni bersama anggota keluarganya yang selamat dalam musibah tersebut melakukan doa bersama dan tabur bunga di lokasi kejadian.
Ritual ini dilakukan sehari pasca penutupan resmi operasi pencarian oleh Tim SAR Gabungan sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi sanak saudara mereka yang masih tertimbun material longsor.
Berdasarkan data terakhir, masih terdapat sekitar 20 jiwa yang belum ditemukan. Tiga di antaranya merupakan anggota keluarga Ai Neni, yang sebelumnya kehilangan total 14 anggota keluarga dalam bencana tersebut.
Sejauh ini, 11 anggota keluarganya telah berhasil ditemukan dan diidentifikasi dalam kondisi meninggal dunia setelah tertimbun terjangan tanah longsor.
Ai Neni bersama anggota keluarga lainnya mencoba tegar dan mengikhlaskan kepergian tiga anggota keluarga yang belum ditemukan hingga kini.
Meskipun pencarian fisik telah dihentikan, lokasi bencana tetap menjadi saksi bisu atas tragedi memilukan yang menimpa warga di Kecamatan Cisarua tersebut.
Tim SAR Gabungan secara resmi menutup operasi pencarian korban longsor Cisarua pada Sabtu kemarin setelah melakukan upaya maksimal selama tiga pekan lebih.
Pemerintah daerah kini fokus pada langkah penanganan pascabencana dan pemulihan bagi para penyintas yang kehilangan tempat tinggal. (JPM)