PLN Salurkan Program TJSL Electrifying Aquaculture untuk Kelompok Tani Kenari di Sungai Ambawang
Dorong kemandirian ekonomi masyarakat, PT PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan berupa elektrifikasi budi daya ikan air tawar sistem bioflok.
Program Electrifying Aquaculture ini menyasar kelompok pembudidaya ikan lele di Dusun Siak, Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.
Bantuan program TJSL dari PT PLN UIP Kalbagbar ini diberikan secara langsung kepada Kelompok Tani Anak Negeri atau Kenari di Desa Durian.
Asisten Manajer KPPU UPP Kalbagbar 1, Faizal Hidayatur Rahman Herman, menyatakan program ini merupakan upaya nyata PLN dalam memperkuat pilar ekonomi dan kesejahteraan warga lewat sektor perikanan berbasis energi listrik.
Dengan sistem bioflok tersebut, proses budi daya lele diharapkan menjadi lebih efektif, produktif, serta memberikan nilai tambah secara berkelanjutan.
Saat ini, Kelompok Tani Kenari mengelola puluhan kolam yang terdiri atas 10 kolam terpal dan 13 kolam semen, dengan total populasi mencapai 34.000 bibit lele dan 90 indukan.
Selain pernah memanen lebih dari 200 kilogram ikan, hasil budi daya telah dipasarkan ke sejumlah pasar lokal hingga program Makan Bergizi Gratis.
Apresiasi turut disampaikan oleh Pemerintah Kecamatan Sungai Ambawang. Sekretaris Kecamatan Sungai Ambawang, Marwansyah, berharap program elektrifikasi ini bisa terus berkelanjutan dan direplikasi ke desa-desa lain guna membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat desa.