Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II Yordania Perkuat Koordinasi Tangani Krisis Gaza & Tepi Barat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya penguatan koordinasi dan kerja sama strategis antara Indonesia dan Yordania. Penegasan ini disampaikan saat pertemuan bilateral dengan Raja Abdullah II bin Al Hussein di Istana Basman, Amman, Yordania. Kerja sama kedua negara akan difokuskan pada respons cepat terhadap krisis kemanusiaan di Gaza serta stabilisasi situasi di Tepi Barat.
Dalam kunjungan kerja terbarunya ke Yordania, Presiden Prabowo Subianto disambut hangat oleh Raja Abdullah II di Istana Basman, Amman. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk menyelaraskan langkah dalam merespons konflik yang terus berlanjut di Palestina.
Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi tinggi atas peran strategis Yordania selama ini sebagai negara yang berbatasan langsung dengan wilayah konflik. Yordania dinilai menjadi titik kunci dalam penyaluran bantuan kemanusiaan dan upaya stabilisasi regional.
Dalam pembicaraan tersebut, Prabowo menyoroti kondisi di Tepi Barat yang kian mengkhawatirkan. Prabowo menilai eskalasi di Tepi Barat dapat menghambat seluruh upaya perdamaian dan distribusi logistik menuju Gaza. Oleh karena itu, Indonesia mendorong adanya mekanisme koordinasi intensif agar kedua negara dapat memantau situasi secara real-time.
Selain masalah geopolitik, pertemuan ini juga diwarnai dengan hubungan personal yang erat. Prabowo menyebut Yordania sebagai rumah kedua, mengingat hubungan persahabatan antara dirinya dengan keluarga Kerajaan Yordania yang telah terjalin selama puluhan tahun. (JPTV)