Purbaya Minta Penerima LPDP Hina Indonesia Kembalikan Uang Negara
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menindak tegas penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dinilai menghina Indonesia melalui pernyataannya di media sosial. Dia memastikan yang bersangkutan wajib mengembalikan dana beasiswa yang telah diterima, termasuk bunganya, serta akan masuk daftar hitam di lingkungan pemerintahan.
Usai viral di media sosial, penerima Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang tidak mau anaknya menjadi warga negara Indonesia turut ditanggapi tegas oleh pemerintah. Hal ini turut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut proses penegakan aturan tetap berjalan. Dirinya telah berkoordinasi dengan Direktur Utama LPDP dan pihak terkait, dan yang bersangkutan disebut telah menyatakan kesediaan untuk mengembalikan dana.
Menurut Purbaya, pandangan pesimistis terhadap masa depan Indonesia tidak tepat. Ia optimistis dalam 20 tahun mendatang ekonomi Indonesia akan jauh lebih kuat. Purbaya menegaskan pemerintah saat ini tengah membangun fondasi ekonomi jangka panjang melalui penguatan fiskal, stabilitas sistem keuangan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dia menilai arah kebijakan ekonomi nasional justru menunjukkan tren positif dalam jangka panjang. Karena itu, sikap pesimistis terhadap masa depan Indonesia dinilai tidak sejalan dengan strategi pembangunan yang sedang dijalankan.
Diketahui kasus ini mencuat setelah seorang Warga Negara Indonesia alumni LPDP bernama Dwi Sasetyaningtyas mengunggah pernyataan kontroversial di media sosial. Dia mengatakan, “Cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan,” kemudian menuai kecaman publik. Pemilik akun tersebut pun telah menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada Masyarakat. (JPM)