Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU SeKalbar, Gus Salam Soroti Transparansi Tata Kelola dan Kaderisasi
Calon Ketua Umum PBNU, Abdussalam Shohib atau Gus Salam, menggelar silaturahmi dengan sejumlah jajaran PWNU dan PCNU se-Kalimantan Barat pada Senin malam, 6 Juli 2026.
Pertemuan ini digelar di Pondok Pesantren Darul Hidayah, Kecamatan Rasau Jaya, Kubu Raya, pimpinan Kiai Haji Muhammad Isma’il Ghofur yang juga merupakan Rais Syuriah PWNU Kalbar.
Pada kesempatan tersebut, Gus Salam memberikan pandangan strategisnya mengenai peta kekuatan dan masa depan Jamiah NU di Bumi Khatulistiwa.
Menurutnya, Kalbar memiliki modal sosial-keagamaan yang sangat besar karena tradisi warganya sudah sangat menyatu dengan garis perjuangan para ulama.
Hanya saja, Kalbar masih memerlukan penguatan tata kelola organisasi terkait dengan transparansi agar menimbulkan trust atau kepercayaan dari masyarakat.
Selain menitikberatkan pada aspek keterbukaan manajerial, pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang ini juga berpendapat bahwa pilar penopang organisasi yang sehat terletak pada proses regenerasi yang berkelanjutan.
Karenanya, dia berharap sistem kaderisasi tidak hanya berpusat di wilayah perkotaan, melainkan mampu menyentuh akar rumput terkecil.
Gus Salam sebelumnya secara terbuka telah menyatakan kesiapannya untuk maju bertarung sebagai Calon Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026–2031.
Cucu dari salah satu tokoh pendiri NU, Kiai Haji Bisri Syansuri ini menegaskan langkahnya menuju kursi kepemimpinan tertinggi NU membawa misi rekonsiliasi total guna menyatukan serta memperbaiki keharmonisan internal organisasi atas perintah langsung dari para kiai sepuh.
Gus Salam juga dipastikan telah memenuhi seluruh persyaratan administratif yang diperlukan untuk memuluskan langkahnya maju dalam bursa pemilihan di Muktamar NU mendatang.