Ungkapan Syukur Hasil Panen, Wagub Krisantus Buka Gawai Dayak Nosu Minu Podi Ke-22 Sanggau
Perhelatan Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi ke-22 Kabupaten Sanggau resmi dibuka.
Dengan mengusung tema “Dayak Lestari dan Bermartabat”, ritual adat ini menjadi simbol ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil panen padi yang melimpah.
Selain ritual, agenda ini juga dijadikan bentuk eksistensi budaya di tengah arus globalisasi.
Acara yang dipusatkan di Rumah Betang Raya Dori Mpulor Sanggau ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan.
Gawai adat akan berlangsung selama tiga hari hingga sembilan Juli mendatang.
Bupati Sanggau sekaligus Ketua DAD Kabupaten Sanggau, Yohanes Ontot, menegaskan bahwa gawai ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi adalah wadah edukasi bagi generasi muda agar tetap mencintai adat, bahasa, serta tradisi leluhur orang Dayak.
Kedua pejabat berharap gerakan pelestarian ini bisa menjadi motor pariwisata budaya yang mandiri dan dikenal di kancah internasional.