Viral Guru BK di Garut Potong Paksa Rambut 17 Siswi SMK, Orang Tua Protes Keras
Dunia pendidikan kembali disorot usai beredarnya video viral sejumlah siswi SMK negeri di Garut, Jawa Barat, yang menangis histeris usai rambut mereka dipotong paksa oleh seorang guru BK.
Tindakan tersebut dilakukan lantaran para siswi kedapatan mewarnai rambut mereka. Namun, cara penertiban yang dinilai sewenang-wenang ini memicu protes keras dari para orang tua dan kini tengah dalam penanganan Dinas Pendidikan Jawa Barat.
Inilah rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial, memperlihatkan suasana haru dan kecewa para siswi di salah satu SMK negeri di Kabupaten Garut.
Sebanyak tujuh belas siswi menjadi korban pemotongan rambut secara paksa oleh seorang guru Bimbingan Konseling atau BK.
Penertiban ini dipicu oleh adanya siswi yang mewarnai rambut mereka. Namun, alih-alih memberikan teguran secara persuasif, guru yang bersangkutan diduga emosi dan memotong rambut para siswi secara asal-asalan hingga menyebabkan trauma dan protes keras dari pihak keluarga.
Menanggapi hal tersebut, Kantor Cabang Dinas atau KCD Pendidikan Wilayah XI Jawa Barat membenarkan peristiwa itu. Pihak KCD kini tengah melakukan mediasi antara pihak sekolah, guru yang bersangkutan, dan para orang tua siswi guna mencari jalan keluar atas kegaduhan ini.
Meski peraturan sekolah terkait larangan mewarnai rambut tetap berlaku, namun cara penertiban yang dinilai tidak manusiawi ini diharapkan tidak terulang kembali. Dinas Pendidikan menegaskan agar setiap tindakan disiplin di sekolah tetap mengedepankan aspek pendidikan dan komunikasi yang baik dengan wali murid.