Aksi Spontan Presiden Prabowo Subianto Lepas dan Lempar Baju di May Day 2026 Monas
Peringatan Hari Buruh atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, berlangsung penuh euforia.
Namun, ada satu momen tak terduga, yakni aksi spontan Presiden Prabowo Subianto yang melepas dan melemparkan baju safarinya ke arah kerumunan massa buruh.
Tindakan ini dinilai sebagai gestur kedekatan sang Presiden dengan para pekerja.
Lautan manusia memadati kawasan Monumen Nasional pada Jumat pagi. Puluhan ribu buruh dari berbagai daerah berkumpul untuk menyampaikan aspirasi dalam peringatan May Day 2026.
Hadir di tengah mereka, Presiden Prabowo Subianto yang menyampaikan pidato kenegaraan di atas panggung utama.
Suasana yang awalnya berlangsung formal dan khidmat tiba-tiba berubah menjadi cair saat Presiden dari atas podium menyapa para peserta lebih dekat.
Dengan gerakan refleks, Prabowo juga terlihat membuka satu per satu kancing baju safari cokelat muda yang ia kenakan. Tanpa ragu, sang Presiden melepas sepenuhnya pakaian tersebut dan langsung melemparkannya ke arah kerumunan buruh di bawah panggung.
Aksi ini sontak memicu reaksi riuh. Para buruh tampak antusias dan saling berebut untuk mendapatkan baju kenang-kenangan dari orang nomor satu di Republik Indonesia tersebut. Sorak-sorai dan tepuk tangan menggema di seluruh area Monas.
Usai melepas baju safarinya, Prabowo tampak santai mengenakan kaus polos berwarna hitam saat melanjutkan interaksi dengan para pekerja. Gestur ini dinilai banyak pihak sebagai bentuk komunikasi non-verbal yang kuat.
Tindakan tersebut ditafsirkan sebagai simbol kedekatan emosional dan upaya untuk meruntuhkan sekat antara pemimpin negara dengan rakyatnya, khususnya kalangan pekerja.
Meski tidak disertai pernyataan khusus saat kejadian, suasana kebersamaan sangat terasa di tengah dinamika penyampaian aspirasi Hari Buruh. Walaupun sempat diwarnai momen spontan dari Kepala Negara, rangkaian acara May Day 2026 di kawasan Monas tetap berjalan tertib hingga akhir.