Alat Pengukur Rusak, Satgas Karhutla Sanggau Tunda Ekspos Harian Kualitas Udara
Satuan Tugas Penanganan Bencana Kabut Asap Kabupaten Sanggau terpaksa menunda ekspos harian kualitas udara akibat rusaknya alat pengukur AQMS.
Meski demikian, berdasarkan indikator daerah tetangga Kabupaten Sekadau dan jarak pandang di bawah 1 kilometer, paparan PM2,5 di Sanggau berada di angka 225 atau dalam kategori sangat tidak sehat.
Kepala Sekretariat Satgas, Didit Richardi, menegaskan pihaknya telah mengusulkan pengadaan alat baru kepada Dinas Lingkungan Hidup guna memastikan kebutuhan informasi publik terkait perkembangan kualitas udara tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Masyarakat diimbau tetap mewaspadai pekatnya kabut asap dengan mengikuti protokol kesehatan dan menggunakan masker.