Dampak Kemarau Panjang dan Kabut Asap Mulai Ancam Petani Sayur di Pontianak Utara
Kemarau panjang dan kabut asap mulai menjadi tantangan bagi petani sayuran di wilayah Pontianak Utara.
Kepala Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Pontianak, Irwan Prayitno, menegaskan petani terpaksa memperdalam sumber air gambut, sementara tim DP3 terus melakukan monitoring guna memastikan pasokan sayur tetap stabil.
Petani di kawasan gambut harus bekerja ekstra guna memenuhi kebutuhan penyiraman tanaman.
Meski keterbatasan air meningkat, DP3 memastikan kualitas sayuran dan harga di pasaran masih relatif stabil dengan dukungan pasokan dari luar daerah.
Petani diimbau tetap menyiapkan cadangan air mengingat potensi kemarau masih berlangsung hingga akhir September.