Apimsa Kalbar Tinjau Integrated Farming Pondok Khadijah, Dorong Santri Jadi Agropreneur Masa Depan
Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Mikro Nusantara Kalbar atau APIMSA, melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Tahfiz Khadijah Dewan Dakwah Kubu Raya pada Kamis siang kemarin.
Dalam kunjungan ini, rombongan meninjau langsung konsep pertanian terpadu atau integrated farming, yang tidak hanya menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat sekitar, tetapi juga menjadi bekal para santri untuk menjadi pengusaha pertanian di masa depan.
Sinergi antara dunia usaha dan lembaga pendidikan agama tercermin dalam kunjungan pengurus APIMSA Kalbar ke Pondok Tahfiz Khadijah di Jalan Wonodadi Dua, Kabupaten Kubu Raya.
Ketua APIMSA Kalbar, Ita Nurcholifah, bersama rombongan melihat langsung bagaimana pemanfaatan lahan pertanian dan peternakan dikelola secara mandiri.
Program integrated farming ini menjadi bukti nyata bahwa pondok pesantren mampu membangun sumber daya manusia yang berdaya saing, dengan memadukan ilmu agama dan kemandirian ekonomi.
Pengelola Integrated Farming Khadijah, Sudarmin, menyambut hangat kunjungan ini dan menilainya sebagai momentum untuk saling berbagi kebaikan.
Bagi APIMSA Kalbar, model pertanian terpadu di tempat ini menjadi inspirasi untuk dapat diadaptasi oleh para pelaku usaha lainnya.
Koordinator Bidang Pertanian APIMSA, Yusniardi, berharap adanya transfer ilmu guna memperkuat sektor ketahanan pangan.
Selain aspek ekonomi, program ini diharapkan mampu mencetak generasi santri yang mandiri secara finansial setelah lulus nanti.
Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut, sehingga Pondok Tahfiz Khadijah dapat menjadi role model bagi lembaga pendidikan lain dalam menciptakan generasi penghafal Al-Qur’an yang juga mahir dalam mengelola potensi alam.