Diselimuti Kabut Asap Karhutla, Pemkab Landak Terapkan Pembelajaran dari Rumah untuk Siswa
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan masih menyelimuti sejumlah ruas jalan di Kota Ngabang, Kabupaten Landak.
Kondisi kualitas udara yang masuk kategori tidak sehat mendorong Pemkab Landak meliburkan aktivitas tatap muka dan mengalihkan pembelajaran siswa PAUD hingga SMP secara daring.
Jarak pandang terganggu dan asap dari wilayah lain terbawa angin membuat warga mulai menggunakan masker.
Meski tercatat 33 titik panas di Landak, ancaman asap masih tinggi mengingat total titik panas di Kalbar mencapai 2.623 titik.
Pemkab Landak menerapkan sistem belajar dari rumah sejak 24 Agustus guna melindungi kesehatan warga sekolah.
Warga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan hingga kualitas udara kembali membaik.