FKUB Sanggau Gelar FGD Merajut Dialog dan Merawat Toleransi, Perkuat Sinergi Antarumat Beragama
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sanggau menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Aula Daranante, Kantor Bupati Sanggau.
Kegiatan ini menjadi ruang bersama untuk memperkuat dialog, merawat toleransi, serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Sanggau.
Mengusung tema “Merajut Dialog, Merawat Toleransi, dan Menjaga Kerukunan di Kabupaten Sanggau”, kegiatan ini dihadiri sekitar 50 peserta dari unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, hingga organisasi kepemudaan.
Saat membuka acara secara resmi, Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, menegaskan bahwa persatuan dan kerukunan merupakan modal utama dalam mewujudkan pembangunan daerah.
Ia menekankan agar toleransi harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar wacana.
Selain itu, pihak Kementerian Agama Kabupaten Sanggau dan Kepolisian Resor Sanggau turut memaparkan pentingnya penguatan moderasi beragama serta peran aktif masyarakat dalam menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) guna mengantisipasi potensi konflik sosial.
Dalam sesi diskusi interaktif, peserta juga menyampaikan berbagai aspirasi penting, mulai dari pengawasan distribusi BBM bersubsidi hingga penertiban penggunaan knalpot brong di kalangan remaja, yang langsung ditanggapi oleh pihak-pihak terkait.
Rangkaian kegiatan ditutup secara khidmat dengan penandatanganan deklarasi bersama oleh perwakilan organisasi keagamaan, adat, pemuda, dan perempuan, sebagai komitmen kuat untuk terus menjaga toleransi serta menolak segala bentuk intoleransi di Kabupaten Sanggau.