Hasil Seleksi Akpol Panda NTT Diprotes, Mahasiswa dan DPRD Desak Evaluasi Total
Gelombang protes mengenai hasil akhir seleksi Taruna Akademi Kepolisian Panda Polda NTT Tahun Anggaran dua ribu dua puluh enam terus memanas.
Aliansi Masyarakat Peduli Keadilan NTT menyerbu Markas Polda dan Kantor DPRD Provinsi guna menuntut evaluasi total karena seleksi dinilai mencederai hak putra-putri daerah.
Massa menyuarakan gelombang kekecewaan karena pengumuman hasil kelulusan dianggap tidak transparan serta meminggirkan potensi putra asli NTT.
Menanggapi gelombang protes tersebut, Ketua Komisi I DPRD NTT, Julius Uly, menegaskan pihaknya siap menindaklanjuti aspirasi warga.
DPRD akan segera memanggil serta berkoordinasi dengan Kapolda guna memastikan proses rekrutmen Polri berjalan transparan, adil, dan profesional.
DPRD berjanji akan mengusut tuntas tata kelola seleksi tersebut demi menjawab keraguan yang muncul di tengah masyarakat.