Kreatif, Dua Siswa SMP di Sleman Ciptakan Alat Pendeteksi Makanan Basi
Dua siswa SMP Negeri 1 Turi Sleman, Yogyakarta, berhasil menciptakan alat pendeteksi kesegaran makanan hanya dalam waktu lima detik.
Inovasi dirancang guna mencegah risiko keracunan, sekaligus mendukung keamanan program Makan Bergizi Gratis di sekolah.
Alat dengan nama Detektor MBG ini dikembangkan oleh Pradipta Widhi Nugroho dan Abyan Syahlefi.
Dengan memanfaatkan sensor gas dan mikrokontroler, alat ini mampu membaca gas pembusukan makanan dan menampilkan status aman atau basi pada layar LCD maupun ponsel pintar.
Pihak sekolah berharap inovasi ini menjadi lapis pengaman tambahan sebelum makanan siap saji dikonsumsi.
Tim KIR SMP Negeri 1 Turi berencana menyempurnakan alat serta mengajukan hak paten agar dapat dimanfaatkan secara nasional.