Cegah Kekerasan Anak Sejak Dini, Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Edukasi “Tubuhku Berharga” di SDN 14 Segedong
Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak Desa Peniti Dalam II Kelompok 1 sukses menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Edukasi Tubuhku Berharga: Mengenal Batasan Diri dan Berani Mengatakan Tidak” di SD Negeri 14 Segedong, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas IV hingga kelas VI SD Negeri 14 Segedong. Pemilihan sasaran peserta didik tersebut didasarkan pada usia mereka yang sedang berada pada masa pertumbuhan dan akan memasuki fase remaja, sehingga penting untuk diberikan pemahaman sejak dini mengenai batasan diri, menjaga tubuh, serta keberanian untuk mengatakan “tidak” terhadap segala bentuk tindakan yang tidak pantas atau berpotensi membahayakan diri.
Materi edukasi disampaikan oleh dua mahasiswa KKL IAIN Pontianak, Ainun Salsabila dan Humairah Mawarni, dengan metode penyampaian yang interaktif, komunikatif, dan disesuaikan dengan usia peserta. Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pemaparan materi, diskusi, hingga tanya jawab yang dikemas secara menarik agar mudah dipahami.
Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKL tidak hanya memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga diri, tetapi juga menanamkan keberanian kepada anak-anak untuk berbicara kepada orang tua, guru, atau orang dewasa yang dipercaya apabila mengalami situasi yang membuat mereka merasa tidak nyaman. Edukasi tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran sejak dini tentang pentingnya melindungi diri sendiri serta menghargai tubuh sebagai sesuatu yang berharga.
Kepala SD Negeri 14 Segedong mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut karena menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini.
“Saya sangat senang kalian mengadakan edukasi seperti ini. Semoga edukasi ini bisa bermanfaat untuk siswa-siswi di sini ke depannya,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat. Antusiasme para siswa menjadi bukti bahwa edukasi mengenai perlindungan diri sangat dibutuhkan sebagai bekal dalam menghadapi masa pertumbuhan menuju remaja.
Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Desa Peniti Dalam II Kelompok 1 berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi para siswa. Dengan pemahaman yang telah diberikan, diharapkan anak-anak mampu mengenali batasan diri, menjaga keselamatan diri, serta memiliki keberanian untuk menolak dan melaporkan tindakan yang tidak semestinya.
“Harapan kami sebagai mahasiswa KKL, semoga kehadiran kami di SD Negeri 14 Segedong dapat memberikan manfaat serta menjadi langkah kecil untuk membantu adik-adik tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, lebih percaya diri, dan mampu menjaga diri mereka di masa depan,” ungkap Ghaly selaku perwakilan mahasiswa KKL.
Ringkasan Berita:
-
Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Desa Peniti Dalam II Kelompok 1 menggelar sosialisasi “Edukasi Tubuhku Berharga” di SDN 14 Segedong, Mempawah, Rabu (5/8/2026).
-
Kegiatan menyasar siswa kelas IV hingga VI sebagai pemahaman awal sebelum memasuki usia remaja untuk mengenali batasan diri dan menjaga tubuh.
-
Pemateri Ainun Salsabila dan Humairah Mawarni membekali siswa keberanian untuk berkata “tidak” dan melapor jika mengalami tindakan yang tidak menyenangkan.
-
Kepala SDN 14 Segedong menyambut baik dan mengapresiasi sosialisasi tersebut karena sangat relevan bagi perlindungan peserta didik.
-
Perwakilan mahasiswa KKL, Ghaly, berharap kegiatan ini menjadi bekal bagi anak-anak agar tumbuh percaya diri dan mampu melindungi diri di masa depan.