Seleksi Ketat di UKK Calon Ketua DPC PKB Se-Kalbar, Mulyadi Tawik Tekankan Penguasaan Teritorial
DPP PKB menggelar Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) bagi 79 calon Ketua DPC kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.
Sederet tokoh populer seperti Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan; mantan Bupati Sambas, Juliarti; mantan Sekda sekaligus Wakil Bupati Ketapang, Farhan; hingga Abdul Mutholib, mantan Wakil Wali Kota Singkawang, tampak turut mengikuti UKK tersebut.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Uji Kelayakan dan Kepatutan bagi para calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang se-Kalimantan Barat. Kegiatan yang menjadi penentu nakhoda partai di tingkat kabupaten/kota ini dilangsungkan di Aston Hotel Pontianak pada Senin, 4 Mei 2026.
Sederet nama populer di panggung politik Kalimantan Barat tampak hadir mengikuti seleksi. Di antaranya adalah mantan Bupati Sambas, Juliarti; Wakil Wali Kota Pontianak petahana, Bahasan; mantan Sekda sekaligus Wabup Ketapang, Farhan; hingga mantan Wakil Wali Kota Singkawang, Abdul Mutholib.
Total sebanyak 79 calon ketua mengikuti prosesi UKK ini. Menariknya, peserta tidak hanya berasal dari kader internal, namun juga merangkul tokoh eksternal dan kalangan muda yang memiliki visi sejalan dengan partai.
Tim penguji yang diturunkan langsung dari DPP PKB terdiri dari 5 orang. Salah seorang penguji, Rivqy Abdul Halim, menegaskan bahwa penilaian dalam UKK ini bersifat rahasia dan objektif. Menurutnya, DPP PKB memiliki target tinggi terhadap energi dan tanggung jawab para calon ketua, serta secara terbuka memberikan ruang bagi calon muda yang kompeten.
Pihak PKB menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai siapa yang akan memimpin DPC PKB di 14 kabupaten/kota Kalimantan Barat sepenuhnya berada di tangan DPP PKB berdasarkan hasil evaluasi mendalam dari uji kelayakan ini.