Viral! Anak Sekolah Minta Jembatan Diperbaiki, Akses Meranti-Kuala Behe Landak Nyaris Lumpuh Total
Unggahan video terkait kondisi memprihatinkan jalan dan jembatan di pedalaman Kabupaten Landak viral di media sosial.
Akses vital yang menghubungkan Kecamatan Meranti dan Kecamatan Kuala Behe tersebut kini nyaris lumpuh akibat jembatan yang putus dan ruas jalan yang berubah menjadi kubangan lumpur.
Dalam video tersebut, terlihat anak-anak sekolah meminta perbaikan jembatan.
Inilah potongan video viral yang menjadi sorotan luas warganet di Kalimantan Barat. Sejumlah anak sekolah di Dusun Jelayan, Kabupaten Landak, memohon kepada pemerintah agar segera memperbaiki jembatan di desa mereka yang kini tak lagi bisa dilalui.
Jembatan sepanjang delapan meter yang menjadi urat nadi penghubung antara Kecamatan Meranti dan Kecamatan Kuala Behe ini putus total setelah kondisinya yang rapuh semakin diperparah oleh guyuran hujan deras.
Tak hanya persoalan jembatan, kondisi ruas jalan menuju Desa Sehe Lusur dan Begawan Ampar juga sangat memprihatinkan. Dalam video lainnya, terlihat tiga orang ibu berdiri di tengah kubangan lumpur setinggi betis untuk menunjukkan bahwa jalan tersebut sudah tidak layak lagi dilalui kendaraan.
Lumpuhnya akses ini membuat distribusi logistik serta hasil pertanian warga terhambat total. Menanggapi viralnya kondisi tersebut, Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, menyatakan pihaknya akan berupaya melakukan penanganan darurat sementara.
Ribuan masyarakat dari dua kecamatan tersebut kini hanya bisa berharap agar pemerintah daerah segera membangun kembali jembatan dan jalan mereka secara permanen. Warga khawatir jika tidak segera ditangani, akses pendidikan dan perekonomian di pedalaman Landak akan semakin terpuruk.