Kirim 107 Wakil, Hanya Yeremia/Patra Tembus Final Indonesia Masters Super 100 Pontianak
FOTO: Ganda putra Yeremia/Patra yang berhasil menembus babak final POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026 Super 100.(Ist)
Pontianak — Dari total 107 atlet tuan rumah yang berlaga di lima kategori pertandingan, hanya pasangan ganda putra Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo yang berhasil menembus babak final POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026 Super 100.
Kepastian tersebut diraih setelah Yeremia/Patra menumbangkan unggulan ketiga asal Malaysia, Low Hang Yee/Ng Eng Cheong, di semifinal pada Sabtu, 5 September 2026 kemarin.
Berlaga di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Yeremia/Patra menyegel kemenangan relatif cepat lewat dua gim langsung dengan skor 21-7 dan 21-15.
“Bangga sekali bisa back to back finals, harapannya besok bisa juara dan mengeluarkan kemampuan yang maksimal,” ujar Yeremia usai pertandingan.
Yeremia mengungkapkan kunci dominasi mereka terletak pada konsistensi untuk terus melancarkan tekanan terhadap pertahanan lawan.
“Di interval gim kedua poinnya ketat tapi setelah itu kami tetap fokus menyerang karena kami tidak mau main defense karena kan permainan yang bagus itu ya menyerang. Kalau main defense kami bisa saja mati tapi kalau menyerang pasti kan lawan yang lebih tertekan,” jelasnya.
Ketika ditanya mengenai rahasia keberhasilan mereka melaju ke laga puncak dalam dua turnamen beruntun di Pontianak, Yeremia menekankan pentingnya saling percaya antar pasangan.
“Kunci back to back finals? Mungkin percaya satu sama lain, yakin dan ambisinya masih tinggi untuk performa kami,” tambahnya.
Sementara itu, Patra Harapan Rindorindo menyebut persiapan matang dari segi taktik menjadi penentu kemenangan mereka atas wakil ganda putra Malaysia.
“Hari ini kami lebih siap dari pola permainan, kami lebih menekan dari awal. Puji Tuhan tadi bisa menerapkan semua yang kami mau jadinya bisa menang relatif cepat,” kata Patra.
Menatap partai puncak yang digelar pada Minggu, 6 September 2026 hari ini, Yeremia/Patra akan berhadapan dengan pasangan ganda putra asal Chinese Taipei.
Patra menilai calon lawannya memiliki skema permainan yang sangat rapi di lapangan sehingga membutuhkan antisipasi khusus.
“Besok melawan pasangan Chinese Taipei, kami antisipasi dari pola-pola serangannya mereka karena mereka juga bermain rapi dari kemarin yang saya lihat. Jadi kamu mau menyiapkan pola defense balik serang-nya,” pungkas Patra.
Yeremia/Patra kini mengemban harapan tunggal skuat Merah Putih di partai final setelah wakil Indonesia lainnya gugur di babak semifinal.
Pasangan ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu sebelumnya terhenti usai kalah dari wakil China, Ma Xi Xiang/Qin Hui Zhi, dengan skor 16-21 dan 13-21.
Kekalahan juga dialami unggulan tunggal putra Indonesia, Dendi Triansyah, yang menyerah lewat pertarungan rubber game dari pebulutangkis China, Sun Chao, dengan skor 22-20, 10-21, dan 15-21.***