Gubernur Jabar Pastikan Pengobatan Gratis Dan Santunan Bagi Korban KRL Bekasi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan Pemerintah Provinsi akan menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit bagi korban luka dalam insiden tabrakan kereta api di Bekasi.
Selain pemberian santunan, pria yang akrab disapa KDM ini juga menegaskan akan mempercepat pembangunan jalan layang atau flyover di kawasan Stasiun Bekasi Timur guna mencegah tragedi serupa terulang.
Insiden kecelakaan maut antara Kereta Api Argo Wilis dengan KRL di kawasan Bekasi Timur menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan pihaknya akan menjamin seluruh biaya pengobatan dan perawatan para korban luka di rumah sakit.
Komitmen ini diambil mengingat lokasi kejadian berada di wilayah hukum Jawa Barat. Tak hanya biaya medis, pria yang akrab disapa KDM ini juga akan memberikan santunan duka sebesar lima puluh juta rupiah bagi keluarga korban yang meninggal dunia.
Sebagai langkah jangka panjang, Pemprov Jabar akan mempercepat proyek pembangunan flyover di titik tersebut. KDM menyebut revisi anggaran akan segera didorong agar pembangunan infrastruktur dapat langsung berjalan.
Sebelumnya diberitakan, tabrakan antara KA Argo Wilis dan KRL terjadi pada Senin malam di sekitar Stasiun Bekasi Timur. Tragedi ini mengakibatkan empat belas orang meninggal dunia dan puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka.