Tekan Angka Kecelakaan, Pemerintah Prioritaskan Pembangunan Flyover di Titik Rawan
Pemerintah memastikan akan mempercepat penghapusan lintasan sebidang, menyusul insiden kecelakaan kereta api yang terjadi baru-baru ini.
Langkah ini diambil sebagai solusi permanen untuk menekan risiko kecelakaan di titik rawan, dengan mendorong pembangunan jalan layang maupun terowongan di berbagai daerah.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyebut pemerintah telah mengidentifikasi ratusan titik lintasan sebidang yang masih menjadi titik rawan kecelakaan di Indonesia.
Lintasan sebidang atau persilangan antara rel kereta api dan jalan raya dinilai memiliki risiko tinggi bagi pengguna jalan.
Menurut AHY, insiden kecelakaan terbaru menjadi peringatan serius bagi pemerintah untuk segera melakukan pembenahan secara menyeluruh.
Sebagai langkah awal, pemerintah akan memastikan setiap perlintasan memiliki pengamanan maksimal termasuk penempatan petugas penjaga.
Namun, untuk solusi jangka panjang, pemerintah akan menghapus lintasan tersebut melalui pembangunan flyover atau underpass.
AHY menegaskan percepatan infrastruktur ini menjadi prioritas, meski memerlukan proses penyiapan lahan dan penataan tata ruang yang matang.
Pemerintah berharap percepatan penghapusan lintasan sebidang ini dapat menjadi solusi permanen dalam menekan angka kecelakaan kereta api.
Hal ini sekaligus diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan transportasi bagi masyarakat di masa mendatang.