Pemkot Akan Sulap Pasar Lama Menjadi Ruang Kreatif Anak Muda
Pemerintah Kota Pontianak berencana menghidupkan kembali sejumlah pasar tradisional yang kurang aktif dengan konsep baru.
Tidak hanya sebagai tempat jual beli, pasar akan disulap menjadi ruang kreatif bagi anak muda sekaligus destinasi ekonomi baru di Kota Khatulistiwa.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, melakukan peninjauan langsung ke Pasar Kapuas Indah dan Pasar Cempaka pada Jumat sore kemarin.
Kedua pasar ini dinilai memiliki potensi besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal, terutama di area lantai atas yang cenderung sepi pembeli.
Pemkot Pontianak berencana menata ulang kedua pasar tersebut dengan konsep revitalisasi, meniru kesuksesan kota besar seperti Jakarta dan Bandung.
Area pasar akan diubah menjadi tempat berkumpul, berjualan, hingga wadah berkarya bagi generasi muda.
Selain penataan fisik, pemerintah juga akan mendata ulang kepemilikan kios serta menertibkan penggunaan yang tidak sesuai aturan.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kota Pontianak, Ibrahim, menambahkan tahun ini pihaknya juga menyiapkan penataan Pasar Flamboyan dan Pasar Puring agar lebih bersih dan nyaman.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing pasar tradisional di tengah maraknya tren belanja online.
Pemerintah berharap langkah ini mampu menghidupkan kembali fungsi pasar sekaligus membuka ruang bagi pelaku UMKM dan komunitas kreatif di Kota Pontianak.