Perayaan Jumat Agung Katedral Jakarta Usung Tema Lux In Nihilo
Memperingati hari wafatnya Yesus Kristus, Gereja Katedral Jakarta mengawali ibadah Jumat Agung dengan pementasan Jalan Salib Kreatif.
Mengusung tema “Lux in Nihilo”, Gereja Katedral mengajak umat Katolik untuk merasakan perjalanan iman dan memaknai hari kehampaan menuju sesuatu yang terang.
Gereja Katedral Jakarta melaksanakan ibadah Jumat Agung dalam rangka memperingati wafatnya Yesus Kristus, yang diawali dengan pementasan Jalan Salib Kreatif. Pertunjukan ini dipersembahkan oleh Orang Muda Katolik (OMK) Katedral Jakarta, dengan melibatkan sebanyak 145 orang pendukung acara, termasuk para pemain.
Melalui tema “Lux in Nihilo”, Jalan Salib ini mengajak para umat Katolik untuk merenungkan perjalanan iman agar keluar dari krisis makna kegelapan menuju terang, serta dari kehampaan menuju sesuatu yang berarti. Drama musikal Jalan Salib ini disutradarai oleh Yogi Pranowo, yang berkolaborasi dengan koreografer dan penata musik untuk mengajak umat masuk dalam perenungan mendalam atas sengsara dan wafat Kristus.
Sementara itu, Gereja Katedral melaksanakan ibadat Jumat Agung dalam tiga sesi, yakni pada pukul 12.00, 15.00, dan 18.00 WIB. Pihak Gereja Katedral Jakarta telah menyiapkan sebanyak 5.000 kursi yang tersebar di beberapa titik, mulai dari Graha Pemuda Lantai 1 dan 4, tenda selasar Gereja Katedral, hingga Plaza Maria.