Bahlil Tegaskan Pasokan Gas Diutamakan untuk Dalam Negeri
Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa pemerintah akan memprioritaskan pemenuhan pasokan gas untuk kebutuhan dalam negeri sebelum melanjutkan atau memperpanjang kontrak ekspor ke negara luar.
Menurut Bahlil, pemerintah telah memangkas sebagian alokasi ekspor gas pipa sebesar 31 juta standar kaki kubik dari total volume ekspor yang mencapai 409,5 juta standar kaki kubik.
Ia memastikan kebijakan pengurangan alokasi tersebut tidak melanggar ketentuan kontrak kerja sama yang ada, sebab volume pengurangan masih berada dalam batas toleransi minimum sesuai kesepakatan bilateral dengan negara mitra.