Perbaikan Turbin PLTU Bengkayang Target Rampung November, Pemadaman Listrik Kalbar Berkurang
Kondisi kelistrikan di berbagai wilayah Kalimantan Barat dalam beberapa hari terakhir terpantau mulai stabil.
Intensitas pemadaman bergilir berangsur berkurang seiring dengan proses perbaikan turbin Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bengkayang yang dikebut oleh pihak terkait.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menjelaskan bahwa gangguan dan pemadaman bergilir yang sempat dirasakan warga berkaitan langsung dengan proses perawatan serta perbaikan besar pada turbin PLTU Bengkayang.
Menurutnya, turbin tersebut telah beroperasi selama sekitar 7 tahun sehingga memerlukan pemeriksaan dan pemeliharaan menyeluruh. Pemerintah Provinsi Kalbar bersama PLN menargetkan seluruh rangkaian perbaikan ini dapat tuntas pada November 2026.
Sementara itu, Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Kalimantan Barat, Mukhlis Zarkasih, menambahkan bahwa apabila pemadaman bergilir masih diperlukan sementara waktu untuk penyeimbangan sistem, durasinya diperkirakan berkisar 2 jam untuk setiap perpindahan lokasi dengan tetap menyesuaikan beban riil di lapangan.
Pemerintah daerah dan pihak PLN mengimbau sekaligus mengharapkan dukungan masyarakat untuk melakukan penghematan penggunaan energi listrik.
Langkah kecil ini dinilai sangat membantu menjaga kestabilan sistem kelistrikan regional sambil menunggu rampungnya perbaikan total turbin PLTU Bengkayang bulan ini.