Dinas Perpustakaan Kalbar Bina 50 Pengelola Perpustakaan SMA/SMK demi Standar Nasional
Dinas Perpustakaan Provinsi Kalimantan Barat menggelar kegiatan pembinaan bagi lima puluh pengelola perpustakaan tingkat SMA dan SMK se-Kalimantan Barat.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemajuan tata kelola perpustakaan sekolah agar sesuai dengan standar nasional, sekaligus memberikan layanan literasi yang optimal bagi para siswa.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan Pembinaan Perpustakaan Pendidikan Menengah dan Khusus yang berlangsung di Aula Lantai Tiga, Kantor Dinas Perpustakaan Provinsi, Jalan Letjen Sutoyo, Pontianak.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, dari tanggal 22 hingga 23 April ini, diikuti oleh lima puluh peserta dari tiga belas kabupaten/kota di Kalimantan Barat.
Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Kalbar, Frans Zeno, saat membuka acara menegaskan pembinaan ini penting untuk menyikapi dinamika pengelolaan perpustakaan, seperti adanya peralihan tugas atau tenaga pengelola baru.
Frans berharap perpustakaan sekolah tidak hanya menjadi ruang penyimpanan buku, tetapi mampu menyediakan sumber belajar fisik maupun digital yang mudah diakses.
Selama pembinaan, para peserta dibekali materi mengenai kebijakan standarisasi dan akreditasi, pengelolaan bahan perpustakaan, hingga pengenalan aplikasi SIPAPI.
Ketua Panitia, Heni Sulistyorini, menyebutkan bahwa narasumber yang dihadirkan adalah asesor akreditasi berpengalaman dari Perpustakaan Nasional RI.
Dengan acuan Peraturan Perpusnas Nomor Empat Tahun Dua Ribu Dua Puluh Empat, perpustakaan sekolah diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana prasarana hingga tata kelola koleksinya.
Melalui pembinaan ini, diharapkan seluruh perpustakaan SMA dan SMK di Kalimantan Barat dapat segera terakreditasi guna menciptakan ekosistem digital dan literasi yang unggul di lingkungan pendidikan.